Skip to main content

Tips Anti Stress Menghadapi Pekerjaan Rumah Yang Tak Ada Habisnya

Hai superladies, para istri sekaligus ibu yang memiliki anak kecil. Suka stress ngga sih tiap hari menghadapi pekerjaan rumah yang tak ada habisnya ditambah mengurus anak yang masih kecil? Anda ingin semua hal beres, di sisi lain anda memiliki keterbatasan tenaga dan waktu. Ada beberapa ibu yang menggunakan jasa ART untuk membantu tugas rumah, namun tidak semua memiliki kemampuan ekonomi untuk membayar jasa tersebut. Akhirnya tugas rumah harus dikerjakan sendiri. Stress? Jangan donk! Berikut beberapa tips anti stress dari saya.

#Set waktu dan kegiatan

Misal untuk mencuci hanya dilakukan pada jam 6-7 pagi. Maka di luar jam itu tidak boleh mencuci piring lagi.
Disiplinkan diri untuk menghargai waktu dengan segera mengerjakan kewajiban dan tidak mengerjakan hal lain yang membuang waktu.

#Berdamai dengan keadaan, tidak membandingkan diri dan memikirkan apa kata orang

Rumah berantakan is okay selama kita sudah berusaha membersihkan apalagi jika kita memang punya anak kecil. Kita tidak perlu merasa malu jika melihat rumah orang lain yang memiliki anak kecil namun tetap bersih. Setiap orang punya cara masing-masing. Hargai diri kita sendiri.
Jika ada tamu datang ke rumah saat rumah masih berantakan tidak perlu khawatir. Apalagi jika yang datang itu orangtua atau mertua. Mereka akan memaklumi keadaan kita yang sedang memiliki anak kecil. Jika mereka berkomentar negatif, dengarkan saja namun biarkan pikiran anda membayangkan hal-hal yang menyenangkan, misal belanja di mall hehe.

#Tidak terlalu lama bermain gadget

Zaman sekarang orang lebih banyak menghabiskan waktu untuk gadget termasuk ibu-ibu. Oleh karena itu set waktu juga untuk menggunakan gadget.

#Utamakan Kenyamanan Anak

Rumah boleh berantakan, makanan boleh belum siap, dsb. Namun anak harus merasa nyaman. Oleh karena itu ketika pekerjaan rumah belum beres namun anak menangis ingin ASI, utamakanlah anak. Walau kesal relakanlah karena mengurus anak tidak akan lama. Anak tumbuh besar dan pada akhirnya mandiri. Saat anak besar justru masa kecilnya akan kita rindukan. Jadi, kompromikan dengan pasangan dan anggota keluarga lain untuk bisa memaklumi keadaan jika anda tak bisa mengurus semua hal tepat pada waktunya.

#Siapkan makanan kesukaan

Penting banget nih punya makanan yang bisa meredam rasa lelah dan kesal jika pekerjaan rumah belum beres. Misal es krim, dingin-dingin nenangin cieee. Walau pekerjaan tidak akan beres dengan adanya ini, setidaknya kita masih bisa istirahat sejenak sambil menikmati makanan kesukaan.

Demikianlah tips anti stress ala diriku yang masih berusaha berdamai dengan waktu dan keadaan. Yang pasti ibu-ibu harus hepi selalu ya. No more stress!

Comments

Popular posts from this blog

Ciri-ciri Pria yang Harus Diwaspadai

Image by Sammy-Williams from Pixabay Ladies, keinginan dicintai seorang pria adalah dambaan setiap wanita. Keinginan ini sangatlah wajar mengingat kita adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain terutama lawan jenis. Tetapi tidak lantas kita sembarangan mencintai atau terlena dengan rayuan gombal pria. Hati-hati banyak pria berbahaya di sekeliling kita yang ngobral cinta untuk memainkan kita dan bahkan ada yang untuk memanfaatkan cinta kita demi memuaskan nafsunya. Nah saya ingin berbagi beberapa ciri-ciri pria yang harus diwaspadai:  1) Terlalu banyak merayu  Wanita cenderung suka dipuji dan dirayu, baik itu mengenai penampilan fisik, kecerdasan, perilaku dan sebagainya. Oleh karena itu pria yang suka merayu cenderung mudah mendapatkan banyak wanita. Berhati-hatilah ladies dengan pria semacam ini. Jika ada yang mendekati anda dan dari awal sudah mulai memuji-muji anda lebih baik abaikan saja. Jangan takut disebut sombong.  2) Terlalu sering menceritakan betapa supernya dia 

Mengapa Kita Perlu Beragama?

Kenapa kita perlu beragama? Karena dengan adanya agama hidup kita lebih terarah. Semua ada aturan dan petunjuknya. Dari mulai ritual sampai keseharian pun ada. Dari mulai hubungan dengan Tuhan sampai dengan manusia bahkan makhluk lain. Kenapa terkadang agama terasa berat bahkan menghalangi kita? Sebenarnya tidak, agama ini datang untuk memudahkan kita. Semua yang ada dalam agama merupakan petunjuk yang haq dan ada manfaatnya. Semua yg ada adalah untuk kebaikan kita juga. Terkadang manusia memang mengikuti hawa nafsunya saja. Jikalaupun kita tak sanggup mengikuti yg di-syariatkan, agama takkan memberatkan. Tuhan tau kemampuan kita. Lakukan semampu kita. Siapakah petunjuk kita? Rasulullah Saw adalah petunjuk umat Islam.  Semua yang beliau lakukan dapat kita jadikan contoh. Jikalaupun ada yang tidak bersesuaian dengan zaman sekarang bukan berarti itu salah. Toh Rasulullah tidak pernah menyebutkan hadits yg melarang kita untuk mengikuti zaman. Mengikuti zaman itu seperti per

Sendiri? Siapa Takut?!

Saya suka memperhatikan status teman-teman di FB atau twitter tentang kegalauan dan kesendirian. Sendiri itu memang bikin galau dan galau itu biasanya karena sendiri he. Sendiri itu bisa karena memang lagi single atau bisa juga karena LDR. Yah sendiri itu memang tidak enak. Tapi apakah lantas harus diratapi? Tentu tidak.  Mari kita cari sisi positif sendiri sebanyak-banyaknya:  1) Free Yap sendiri berarti kita "bebas" untuk memutuskan hal dengan keinginan kita. Bebas untuk berencana tentang hidup kita. Bebas untuk bercita-cita. Pokoknya all about ourselves, no others.  2) Lebih memperhatikan diri Karena kita sendiri kita jadi lebih konsen dengan diri kita, mungkin dengan penampilan fisik ataupun kesehatan. Kita dapat merawat diri untuk penampilan fisik dan juga berolahraga untuk menjaga kesehatan.  3) Terhindar dari hal-hal terlarang Nah, buat teman-teman yang begitu menjaga diri, kesendirian adalah anugrah, karena dengan begini terhindar dari hal-hal terlarang seper