Fakta Kehidupan Ke-24: Uang Bukan Segalanya

Image by S K from Pixabay


BAB PENCAPAIAN HIDUP

Fakta Kehidupan Ke-24
"Uang memang bukan segalanya, tapi ada uang itu lebih baik daripada tidak sama sekali."

Parto memiliki minat dalam berdagang. Sudah banyak usaha yang ia coba, namun sayangnya belum ada yang berhasil. Penyebabnya beragam. Salah satunya ia terlalu bernafsu ingin usahanya cepat besar, sehingga nekat menggadaikan sertifikat rumah orangtuanya untuk mendapatkan pinjaman dari bank. 
Ia pun memutuskan resign dari pekerjannya untuk fokus di usahanya itu. Namun ternyata, usahanya tidak berbuah manis. Kliennya direbut teman sendiri, sehingga penjualan produknya tidak lancar dan lama kelamaan penghasilan pun tidak ada. 

Tragisnya, ia membuat kedua orangtuanya kehilangan rumah karena tak mampu membayar utang ke bank. Ia pun terpaksa pindah ke rumah mertua karena sang pemilik kontrakan mengusirnya. Istrinya adalah guru honorer yang penghasilannya tak seberapa, sehingga tak mampu menopang kehidupan rumah tangganya saat Parto terpuruk. 

Hidup mereka sungguh prihatin. Parto pun kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan baru karena usianya sudah di atas 40 tahun. Tiap bulan Parto terpaksa meminta bantuan orangtua dan saudara-saudaranya untuk membiayai istri dan empat anaknya. 

Uang memang bukan segalanya, tetapi ada uang sedikit itu lebih baik daripada tidak sama sekali. Faktanya kita memang membutuhkan uang untuk membiayai kehidupan ini. Semakin anggota keluarga bertambah, maka semakin banyak pula uang yang dibutuhkan. Sayangnya, untuk mendapatkan uang tidak semudah yang diinginkan. 

Meskipun begitu kita harus tetap yakin bahwa rezeki sudah dijamin Allah Swt seperti yang sudah dibahas di fakta kehidupan ke-21. Setiap orang memiliki takaran rezeki yang berbeda-beda sesuai kebutuhannya. 

Walaupun rezeki setiap orang sudah dijamin, kita harus tetap berusaha untuk memperbaiki diri dan tidak menyusahkan orang lain apalagi keluarga dengan permasalahan ekonomi kita. Karena kelak kita harus mempertanggungjawabkan apa yang menjadi tanggungan kita. 

Dari Hakîm bin Hizâm Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

"Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Dan sebaik-sebaik sedekah adalah yang dikeluarkan dari orang yang tidak membutuhkannya. Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya maka Allâh akan menjaganya dan barangsiapa yang merasa cukup maka Allâh akan memberikan kecukupan kepadanya.” (Hadits ini muttafaq ‘alaih. Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhâri (no. 1427) dan Muslim no.1053 (124)

Berusahalah membiayai hidup sendiri dan keluarga semaksimal mungkin. Jangan terus meminta. Karena semakin sering kita meminta, semakin kita terhina.

Comments