Fakta Kehidupan Ke-21: Allah Akan Selalu Memberi Rezeki

Image by Luis Ricardo Rivera from Pixabay

BAB PENCAPAIAN HIDUP

Fakta Kehidupan Ke-21

"Allah akan selalu memberi rezeki baik dari hasil kerja sendiri atau melalui pemberian. Hasil kerja sendiri pastinya lebih puas dan lebih baik."

Di masa pandemi ini Tya tidak bekerja karena kantornya tutup sementara. Otomatis ia tidak memiliki pendapatan. Namun, suaminya masih memiliki pendapatan. Hanya saja pendapatan suaminya masih kurang untuk memenuhi semua kebutuhan. Syukurnya Tya juga mendapat banyak bantuan dari keluarganya. Bahkan bantuan yang ia dapatkan melebihi gaji bulanannya selama ini. 

Itulah fakta kehidupan. Setiap makhluk di muka bumi ini sudah dijamin rezekinya oleh Allah baik melalui usahanya sendiri atau usaha orang lain. 

Allah Swt. berfirman:

“Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya.” (QS. Hud [11]: 6).

Meskipun Allah Swt. sudah menjamin rezeki kita, bukan berarti kita hanya duduk berleha-leha tanpa usaha apalagi terus berharap pada pemberian orang lain. Bukankah manusia terbaik itu yang paling bermanfaat? 

“Jabir radhiyallau ‘anhuma bercerita bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” Hadits dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3289).

Hadits di atas mengajarkan kita untuk mampu memberikan manfaat pada orang lain agar menjadi manusia yang baik. Manfaat itu bisa kita berikan dengan bekerja. Dengan bekerja kita memberikan banyak manfaat pada perusahaan kita, pelanggan kita, hingga hasilnya bermanfaat untuk diri sendiri dan keluarga. 

Bekerja pun merupakan salah satu hal yang dicintai Allah hingga orang yang bekerja akan diampuni dosanya. 

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda; “Barangsiapa pada waktu malam hari merasakan kelelahan dari upaya ketrampilan kedua tanganya pada siang hari maka pada malam itu ia diampuni oleh Allah.” (HR.Ahmad).

Pekerjaan seperti apakah yang harus kita pilih? Pilihlah yang sesuai kemampuan dan keahlian kita sehingga kita bisa memberikan yang terbaik untuk orang lain dan Insya Allah memperoleh yang terbaik pula untuk diri kita, seperti yang tertulis di hadits berikut:

“Pekerjaan terbaik adalah usahanya seseorang dengan tangannya sendiri dan semua jual-beli itu baik.” (HR.Ahmad, Baihaqi dll).

Juga di hadits ini:

“Sebaik-baik pekerjaan ialah usahanya seseorang pekerja apabila ia berbuat sebaik-baiknya (profesional).” (HR. Ahmad)

Nah sekarang tidak ada alasan lagi hanya diam dan terus mengharap bantuan. Pandemi memang belum berlalu, tetapi selama masih sehat dan ada kesempatan, ayo kerja! 


Comments