
Image by kp yamu Jayanath from Pixabay
BAB PENCAPAIAN HIDUP
Fakta Kehidupan Ke-20
"Akan selalu ada orang yang iri pada kesuksesan anda, meskipun anda tidak bermaksud pamer."
Berawal dari hobi memfoto makanan dan membagikannya di Instagram, Eka menjadi selebgram yang memiliki banyak follower. Kemudian ia serius belajar dan bergelut di bidang fotografi profesional. Hasilnya ia berhasil menjadi fotografer yang tidak hanya dikenal di jagad dunia maya. Banyak klien yang meminta produknya difoto dan dipromosikan olehnya. Semakin terkenal, semakin banyak pemasukan dan semakin menginspirasi banyak orang. Namun semakin tinggi pohon semakin tinggi pula angin menerpa. Itulah yang dirasakan Eka. Ada saja orang yang tidak suka dengan kesuksesannya padahal ia tidak bermaksud pamer.
Itulah fakta kehidupan. Apa yang kita perlihatkan di dunia maya ataupun nyata bukanlah bermaksud pamer, tetapi ada saja yang iri bahkan dengki. Kita tidak bisa mengontrol itu.
Rasulullah Saw. bersabda:
"Laksanakan urusan-urusanmu dengan dirahasiakan. Sesungguhnya banyak orang menaruh dengki kepada orang yang memperoleh kenikmatan." (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
Itulah pesan yang disampaikan baginda Rasulullah Saw. Pasti akan ada yang menaruh dengki dengan kenikmatan yang kita peroleh.
Lalu bagaimana kita harus menjalani hidup?
Seperti yang sudah dibahas di fakta kehidupan ke-1. Setiap yang kita lakukan pasti ada yang pro dan kontra. Selama kita yakin yang dilakukan itu baik dan bermanfaat mengapa tidak diteruskan? Jika ada yang mengkritik tapi justru membuat karya kita lebih baik harusnya kita syukuri. Namun jika kritikan itu hanya ungkapan dengki jangan terlalu peduli.
Lalu bagaimana menentramkan hati bagi yang sering iri dengki dengan kenikmatan orang lain padahal yang bersangkutan tidak bermaksud pamer?
Pastinya saat iri melanda segera ber-istighfar pada Allah Swt. Berlindung padaNya agar hati selalu bersih dan dijauhkan dari rasa iri. Kemudian ucapkan syukur atas nikmat yang sudah dimiliki saat ini seperti nikmat sehat, iman, pekerjaan, keluarga. Pasti sangat banyak hal-hal yang luput dari pandangan kita untuk disyukuri, tidak sekedar apa yang belum bisa kita miliki seperti orang lain. Lalu ingat, dalam agama kita (Islam) hanya ada dua hal yang boleh membuat kita iri seperti yang ada di hadits berikut ini:
Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak boleh hasad (ghibtoh) kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebaikan dan orang yang Allah beri karunia ilmu (Al Qur’an dan As Sunnah), ia menunaikan dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari no. 73 dan Muslim no. 816)
Nah jadi hanya dua hal yang boleh membuat kita iri yaitu terhadap orang yang kaya dan menginfakkan hartanya dan terhadap orang yang berilmu agama dan mengamalkannya.
Iri positif (ghibtoh) yang dimaksud di sini pun adalah perasaan kagum terhadap kondisi orang yang memiliki kelebihan harta atau ilmu, dan kita pun ingin bisa merasakan kondisi seperti mereka, serta ingin pula memanfaatkan kondisi tersebut di jalan Allah Swt.
Jadi kesimpulannya, iri itu boleh dengki jangan. Dan iri yang halal itu hanya pada hal-hal yang disukai Allah. Jika kita iri hingga dengki pada hal-hal yang tidak dimaksud dalam hadits Rasulullah di atas lebih baik hindari.
Bagi yang diberi kesempatan mencicipi kesuksesan bijaklah dalam bersikap baik di dunia nyata maupun maya. Tetap menginspirasi dengan sewajarnya dan lebih berempati pada sekelilingnya. Jangan sampai rasa iri dan dengki orang lain itu justru berawal dari cara kita yang salah.
Comments
Post a Comment